Bangunan Tua

Melihat Bangunan Tua Peninggalan VOC Cimanggis

Melihat Bangunan Tua Peninggalan VOC Cimanggis

Bangunan tua yang runtuh di daerah Cimanggis kini tengah menjadi bahan hangat sorotan. Ada dari seorang sejarawan melihat jika nilai bagunan yang akan di gusur tersebut untuk di jadikan Universitas Islam International Indonesia itu pantas untuk dilindungi dan masuk ke dalam cagar budaya.

Sementara itu di lain waktu Jusuf Kalla juga menyebut jika bangunan tua tersebut merupakan sebuah rumah kuno yang sudah di bangun sejak lama oleh rezim korup yang terhubung dengan Belanda sampai Hindia Timur atau Vereenigde Oostindische Campagnie VOC.

Akhir minggu kemaren tim media publik sempat berdatangan ke lokasi bangunan tua tersebtu yang ada di Cimanggis itu. Untuk mencapai lokasinya saja terbilang sangat tak mudah ditemukan. Tim harus menelusuri pintu belakang dari kompleks pemancar Radio RI di mana lokasi bangunan tersebut berada.

Jika anda melihat dari jauh maka gedung ini tidak akan terlihat. Tanaman liar yang berada di sekitar bangunan tersebut sudah mulai menjalar dan hampir menutupi bangunan tua tersebut. Bahkan ada beberapa bagian dari bangunan tua tersebut yang sudah runtuh sehingga hanya menyisakan atap yang terbengkalai dari bangunan tua tersebut.

Baca juga : Warisan Budaya Bangunan Kota Kuno Indonesia

Bangunan tua VOC ini juga masuk dalam bagian perkembangan kawasan Depok

Ternyata bangunan tua yang merupakan peninggalan dari sisa VOC. Rumah bangunan tua ini juga masuk dalam daftar klaim satu bagian perkembangan kawasan Depok. Bangunan tua ini dibangun sekitar 1771-1775. Meski begitu keberadaan bangunan tua ini masuk dalam nilai perkembangan ekonomi Depok.

Terlepas dari semua itu ternyata bangunan tua ini masih belum masuk dalam daftar cagar budaya. Ketua dari Heritage Depok Community HDC yaitu Ratu Farah Diba yang menyebutkan. Bangunan tua itu harusnya sudah masuk dalam daftar cagar budaya karena di nilai sudah masuk dalam usia 50 tahun dan memiliki cerita historis yang tinggi. Hal ini cukup untuk memenuhi persyaratan cagar budaya.

Oleh karena itu banyak dari pemerhati sejarawan yang mencanangkan untuk tidak dirobohkan bangunan tua tersebut untuk pemabangunan UIII atas lahannya.

Pendapat Jusuf Kalla atas bangunan tua peninggalan VOC Cimanggis

Hal berbeda justru datang dari wakil presiden Jusuf Kalla. Wakil presiden Jusuf Kalla menyebut jika keberadaan bangunan tua tersebut hanya reruntuhan yang tidak perlu di banggakan. Ia bahkan menyebut bangunan tua tersebut pernah di tinggali penjajah korup.

Menurutnya pembangunan atas lahan di bangunan tua tersebut sudah pas. Bangunan tua tersebut juga terlihat sangat berantakan namun dia menegaskan jika pembangunan tersebut tidak mencakup seluruh lahan. Lahan yang akan terpakai hanya berkisar 16-30 persen saja dari total seluruh lahan.

1 Comment

Leave a Reply